Week 1 Review [Angga Dwi Arifandi]

Pada week 1 sprint 1 ini, saya belajar dan mengerjakan cukup banyak hal. Pada awalnya saya cukup intimidated dengan peraturan PPL yang mengharuskan untuk menggunakan heroku karena setelah saya coba-coba, heroku hanya dapat dicontrol lewat CLI yang cukup sulit untuk dimengerti menurut saya. Saya terus mencoba mencari-cari bagaimana cara mengontrol heroku lewat CLI dan kesimpulan yang dapat saya ambil yaitu Heroku merupakan semacam shared server yang dapat digunakan oleh para developer yang membutuhkan server secara cuma-cuma alias gratis.

Pada week pertama ini, kita mendapat tugas untuk mengerjakan backlog chores yang menurut saya merupakan istilah untuk pengerjaan yang berkaitan dengan server dan infrastruktur. Tugas-tugasnya yaitu seperti konfigurasi untuk staging, untuk deployment, test, dll. Pada tugas ini jujur saya kurang mengerti perintah-perintahnya karena saya biasa melakukan pengembangan software tanpa menggunakan best practice dari testing, staging, dll. Pada tugas kali ini saya mendapatkan jatah untuk mengerjakan backlog chores yaitu setup git runner pada repository gitlab kelompok. Saya melakukan mini riset utk mencari2 informasi tentang git runner, dan saya menyimpulkan bahwa git runner dapat dilakukan dengan cara menembak suatu script yang akan memancing server untuk menjalankan program git runner yang selanjutnya akan menjalankan script lain yang akan memanggil program-program yang lain seperti code coverage script, test script, dll. ada 2 jenis runner yg bisa dijalankan pada gitlab yaitu private runner dan shared runner. private runner dapat digunakan dengan cara kita menginstall program git runner pada server sedangkan shared runner dapat langsung dienable melalui web gitlab. kali ini kita menggunakan shared runner dari gitlab yang telah diaktifkan secara default.

Pada heroku kami juga telah diinstall PHP, Nginx server, serta Heroku Postgres client yang berguna untuk pengembangan project ini. PHP dan Nginx server diinstall melalui konfigurasi script Procfile sedangkan Heroku Postgres client dapat diinstall melalui web heroku kita.

Selain itu, saya juga telah memulai mengerjakan pengembangan project PPL kami dengan judul Absen-in, saya telah memulai project ini di platform androidnya, saya telah membuat beberapa activity yang harus diselesaikan pada sprint 1, saya telah menyelesaikan Login Activity yang berguna untuk login user dari credentials yg terdaftar di server kami. selanjutnya saya juga membuat mainactivity yang berguna untuk mencatat absen pada server kami, kami juga telah melakukan integrasi googlemaps pada android project kami. server kami juga telah disetup di absen-in.herokuapp.com namun tampilannya hanya tampilan default php dikarenakan server kami untuk awal-awal hanya digunakan untuk mengakses API backend saja yang akan diconsume oleh aplikasi.

Semoga dalam beberapa minggu kedepan kami bisa lebih mengerti konsep heroku, server, clean code, staging, dll dgn lebih jelas. dan semoga project kami cepat selesai. amin 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s