Angga. FlurryAnalytics for android application analytics tool

Membuat aplikasi android memang sangat menyenangkan, banyak hal-hal baru yang dapat kita pelajari dan dapat kita explore dengan membuat aplikasi android. kita dapat mengexplore fitur-fitur yang ingin kita masukkan kedalam aplikasi kita, mengexplore fungsi-fungsi baru serta banyak library-library yang terdapat di android.

 

Setelah selesai membuat aplikasi android, apa yang harus kita lakukan? merilis aplikasi kita? eits tunggu dulu, ada satu hal yang sangat menarik dalam development android yaitu application analytics. mengapa kita memerlukan analytics? sadarkah kita ada user yang menggunakan aplikasi kita, banyak informasi yang kita bisa dapatkan dari usage user-user kita tersebut seperti

  • berapa lama mereka menggunakan aplikasi kita
  • fitur apa sajakah yang mereka sering gunakan
  • path yang mereka lalui untuk melakukan suatu business process tertentu
  • dll

hal itulah yang kita bisa dapatkan dengan menggunakan analytics tool, dalam hal ini flurryanalytics.

 

FlurryAnalytics merupakan analytics tool keluaran yahoo yang dapat digunakan oleh developer secara gratis, selain flurryanalytics kita juga dapat menggunakan tool lain seperti firebase, googleanalytics, dll.

 

Bagaimana cara kerja flurry analytics di aplikasi android?

 

pertama, kita menginisialisasi flurry pada saat aplikasi kita dijalankan (onStart) melalui command

new FlurryAgent.Builder()
.withLogEnabled(false)
.build(this, FLURRY_API_KEY);

dengan FLURRY_API_KEY yang kalian bisa dapatkan di website resmi y.flurry.com

 

selanjutnya, kita sudah bisa menggunakan command command yang terdapat pada flurry seperti

  • FlurryAgent.logEvent(eventName, eventParams, timed);

untuk memasukkan log suatu event tertentu dengan parameter, eventName, Parameter tambahan, serta boolean apakah timed atau tidak. event yang memiliki nilai timed true, akan berguna untuk event-event yang kita ingin hitung waktunya seperti(berapa lama user mencari barang hingga selesai transaksi di aplikasi kita).

  • FlurryAgent.endTimedEvent(eventName, eventParams);

untuk mengakhiri event yang memiliki nilai timed true.

  • FlurryAgent.onError(errorId, errorDescription, throwable);

untuk memasukkan log error yang terjadi pada aplikasi kita(exception, error, etc).

  • FlurryAgent.setLocation((float) latitude, (float) longitude);

untuk men-set lokasi dari user dan memasukkannya kedalam log user di flurry(biasanya untuk marketing)

 

Nah, sudah terlihat bukan betapa powerfulnya analytics di aplikasi android? terutama untuk hal-hal marketing, public relation, dll. Dewasa ini, hal tersebut harus diaplikasikan dalam android development agar aplikasi kita mengalami perkembangan yang amat pesat dan dapat dinikmati secara maksimal oleh user kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s